CIKEMBAR, sukabumiinside.com | Warga Kampung Bungur Pandak, RT 04 RW 02, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dibuat geger setelah sebuah video memperlihatkan kondisi air sungai yang berubah warna menjadi hijau viral di media sosial.
Sungai yang selama ini menjadi andalan masyarakat, terutama saat musim kemarau, kini justru memicu kekhawatiran. Dalam video yang beredar, seorang warga terdengar mengungkapkan kegelisahannya sambil merekam kondisi air yang tampak tidak normal.
“Aduh Bapak, lihat air ini. Air yang diandalkan oleh masyarakat di musim kemarau seperti ini keadaannya. Coba Bapak tolong tindak lanjuti ini, soalnya warga mau pada memakai (air ini). Tidak tahu lagi harus bagaimana,” ucap perekam video, Jumat (17/7/2026).
Tak hanya itu, warga juga menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud menuding pihak tertentu, namun berharap ada langkah cepat dari pemerintah maupun pihak terkait.
“Bukan menuduh atau menentang pihak perusahaan, tapi di saat-saat seperti sekarang, air ini sangat sering digunakan oleh masyarakat. Entah sudah sangat parah atau kotor, mohon tolong dibantu, tolong diproses ya Pak,” lanjutnya.
Kondisi ini langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan penyebab perubahan warna air, mulai dari dugaan pencemaran limbah hingga faktor alami. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait sumber pasti pencemaran tersebut.
Bagi warga di sekitar Desa Bojong, sungai tersebut bukan sekadar aliran air biasa. Di tengah musim kemarau, sungai menjadi sumber utama untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, hingga kebutuhan lainnya.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya aktivitas warga yang terganggu, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan.
Redaktur: Juliansyah






