Tiga Jurnalis Televisi Resmi Masuk Bursa Ketua IJTI Sukabumi Raya periode 2026–2029

Tiga Jurnalis Televisi, dari sebelah Kanan: Rizki Gustana – tvOne, Ahmad Fikri – CNN dan Budi Setiawan – iNews TV | FOTO//Ist

SUKABUMI, sukabumiinside.com | Persaingan menuju kursi Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya periode 2026–2029 mulai memasuki tahap berikutnya. Sebanyak tiga jurnalis televisi resmi mencalonkan diri setelah proses pendaftaran bakal calon ditutup.

Ketiga kandidat tersebut yakni Rizki Gustana dari tvOne, Ahmad Fikri dari CNN, dan Budi Setiawan dari iNews TV. Ketiganya akan mengikuti tahapan selanjutnya dalam rangkaian Musyawarah Korda (Muskorda) III IJTI Sukabumi Raya.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Muskorda III IJTI Korda Sukabumi Raya, Panji Aprianto, menyampaikan bahwa pendaftaran calon telah resmi berakhir pada Selasa malam.

“Pencalonan Ketua IJTI sudah ditutup tadi malam. Alhamdulillah muncul tiga nama yang mencalonkan diri, yaitu Rizki Gustana dari tvOne, Ahmad Fikri dari CNN, dan Budi Setiawan dari iNews TV,” kata Panji, Rabu (16/9/2026).

Setelah tahap pendaftaran selesai, ketiga kandidat diberikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi sekaligus menyampaikan visi dan misi kepada anggota IJTI Sukabumi Raya.

Panji berharap proses pemilihan berlangsung dalam suasana demokratis dengan mengedepankan keterbukaan, keadilan, serta transparansi. Ia juga berharap Muskorda III dapat menghasilkan sosok yang mampu membawa organisasi semakin baik dan menjaga nama baik IJTI.

Berikut visi dan misi yang ditawarkan masing-masing kandidat:

1. Rizki Gustana – tvOne

Rizki Gustana mengusung visi mewujudkan masyarakat melalui kemerdekaan pers yang mendidik, mencerdaskan, dan bertanggung jawab.

Dalam misinya, Rizki menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui kegiatan jurnalistik yang tetap berpegang pada kaidah jurnalistik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.

Ia juga berkomitmen memperjuangkan hak jurnalis agar dapat memperoleh kehidupan yang layak, serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi usaha jurnalis sebagai sarana promosi media.

Selain itu, Rizki memasukkan agenda advokasi profesi yang berkaitan dengan aspek hukum serta mendorong pelaksanaan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang dikeluarkan Dewan Pers sebagai bagian dari penguatan profesionalisme anggota.

2. Ahmad Fikri – CNN

Ahmad Fikri membawa visi menjadikan IJTI Korda Sukabumi sebagai organisasi yang adaptif, berintegritas, dan progresif.

Dalam gagasannya, IJTI diharapkan menjadi perisai perlindungan bagi jurnalis televisi sekaligus pelopor jurnalisme berdampak bagi kemajuan Sukabumi.

Sejumlah misi yang ditawarkan di antaranya memperkuat posisi IJTI sebagai mitra strategis pemerintah daerah, lembaga internasional, masyarakat sipil, dan aparat untuk menciptakan ruang dialog serta kampanye ruang aman bermedia.

Ahmad juga ingin memfasilitasi peliputan kolaboratif yang mengangkat potensi dan kekayaan lokal sebagai bentuk dukungan pers terhadap perekonomian masyarakat.

Ia turut menawarkan program kompetisi dan apresiasi jurnalistik lokal secara berkala melalui kerja sama dengan berbagai instansi. Di bidang perlindungan profesi, Ahmad mengusulkan pembentukan tim reaksi cepat untuk pendampingan hukum secara proaktif ketika terjadi intimidasi terhadap jurnalis.

Program UKJ juga menjadi bagian dari misinya agar jurnalis televisi di Sukabumi dapat memperoleh sertifikasi Dewan Pers. Di sisi lain, ia mendorong penggalian potensi ekonomi organisasi secara kreatif dengan tetap menjaga independensi redaksional setiap anggota.

3. Budi Setiawan – iNews TV

Sementara itu, Budi Setiawan mengusung visi menjadikan IJTI Korda Sukabumi Raya sebagai rumah yang solid, responsif, dan inklusif bagi para jurnalis televisi serta mitra strategis dalam menjaga kebebasan pers.

Budi menawarkan penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan inklusif dengan merangkul seluruh jurnalis televisi di wilayah Sukabumi Raya tanpa membedakan latar belakang media.

Dalam hal perlindungan anggota, ia menekankan pentingnya layanan organisasi yang cepat dan tanggap, terutama terkait advokasi, keselamatan kerja, serta perlindungan hukum dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Peningkatan kapasitas dan profesionalisme juga menjadi bagian utama programnya. Hal tersebut akan dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, sertifikasi kompetensi atau UKJ, serta penguatan penerapan kode etik jurnalistik.

Budi juga mendorong IJTI membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan berbagai pemangku kepentingan lokal untuk menciptakan lingkungan kerja pers yang independen, aman, dan bebas dari intimidasi.

Di sisi lain, ia ingin memperkuat kontribusi jurnalis televisi dalam memberikan informasi yang berimbang, akurat, dan edukatif sehingga dapat menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Dengan telah ditetapkannya tiga nama tersebut sebagai calon, tahapan Muskorda III IJTI Sukabumi Raya kini memasuki fase sosialisasi dan penyampaian gagasan sebelum proses pemilihan Ketua IJTI Korda Sukabumi Raya periode 2026–2029.

 

 

Redaktur: RAG

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *