CIBADAK, sukabumiinside.com | Tak perlu jauh-jauh ke Jakarta, apalagi sampai terbang ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas. Pesan itu disampaikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin saat meresmikan sejumlah layanan unggulan di RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).
Salah satu layanan yang menjadi perhatian utama adalah Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk mendukung pemeriksaan dan tindakan medis bagi pasien dengan gangguan jantung.
Bersamaan dengan itu, RSUD Sekarwangi juga meresmikan CT Scan 64 Slice, Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), serta Laboratorium Mikrobiologi.
Kehadiran fasilitas tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan berteknologi tinggi hingga ke daerah.
Budi Gunadi Sadikin mengatakan, selama ini masih banyak masyarakat dari daerah yang harus menuju Jakarta ketika membutuhkan layanan kesehatan tertentu. Kondisi itu membuat rumah sakit di ibu kota dipadati pasien dari berbagai wilayah Indonesia.
Bahkan, keterbatasan layanan di dalam negeri turut menjadi salah satu alasan sebagian masyarakat memilih berobat ke negara lain seperti Malaysia dan Singapura.
Menurut Budi, kondisi tersebut harus perlahan diubah dengan menghadirkan fasilitas dan tenaga kesehatan berkualitas sedekat mungkin dengan masyarakat.
“Siapa yang senang operasi jantung ke Malaysia? Keluarganya kan tidak bisa lihat. Orang Indonesia kalau sakit, keluarganya mau menemani,” ujar Budi.
Ia menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan di daerah bukan sekadar menghadirkan peralatan medis berteknologi tinggi. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan ditangani tenaga kesehatan yang kompeten.
Budi berharap keberadaan fasilitas baru di RSUD Sekarwangi mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dalam negeri.
Masyarakat, kata dia, perlu mengetahui bahwa dokter dan tenaga kesehatan Indonesia memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan medis dengan dukungan teknologi yang terus berkembang.
Direktur RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, M.Kes, menjelaskan empat layanan baru tersebut dirancang sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi.
Cathlab akan menjadi tulang punggung pelayanan jantung, khususnya untuk mendukung pemeriksaan dan tindakan medis tertentu.
Sementara CT Scan 64 Slice dapat membantu dokter dalam mendeteksi berbagai kondisi medis, termasuk kasus stroke dan trauma.
Untuk pasien jantung yang membutuhkan pemantauan intensif setelah tindakan, RSUD Sekarwangi kini memiliki ICVCU.
Adapun Laboratorium Mikrobiologi akan mendukung dokter dalam menentukan terapi antibiotik secara lebih tepat berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan.
Dengan fasilitas tersebut, RSUD Sekarwangi menargetkan rujukan pasien keluar daerah, khususnya untuk kasus jantung dan stroke, dapat ditekan.
Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, penguatan fasilitas RSUD Sekarwangi harus terus dilanjutkan. Dukungan tidak hanya diperlukan dalam penyediaan alat kesehatan, tetapi juga pengembangan gedung serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Asep berharap RSUD Sekarwangi ke depan mampu berkembang menjadi salah satu rumah sakit rujukan regional.
“Penguatan RSUD Sekarwangi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Peresmian empat layanan unggulan tersebut sekaligus membuka babak baru pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi.
Kini, warga yang membutuhkan layanan jantung dan sejumlah pemeriksaan medis lanjutan memiliki pilihan yang lebih dekat tanpa harus selalu menempuh perjalanan panjang ke Jakarta.
Bahkan, harapan lebih besarnya adalah warga Sukabumi tidak perlu lagi terbang ke luar negeri hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Kehadiran Cathlab, CT Scan 64 Slice, ICVCU, dan Laboratorium Mikrobiologi di RSUD Sekarwangi menjadi modal penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat.
Redaktur: Juliansyah






