Jalan Rusak Parah, Tapi Tiket Tetap Dipungut,  Curhatan Warganet Soal Akses Wisata Pondok Halimun Bikin Geram

Kondisi Akses jalan menuju wisata Pondok Halimun, yang berada di Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. | Foto: Istimewa

SUKABUMI, sukabumiinside.com | Akses jalan rusak menuju kawasan wisata Pondok Halimun kembali jadi sorotan panas di media sosial. Kali ini, keluhan datang langsung dari warganet yang mempertanyakan kejelasan penggunaan biaya masuk dan parkir yang tetap dipungut dari pengunjung.

Sorotan itu mencuat di kolom komentar unggahan video Bupati Sukabumi H. Asep Japar di akun media sosial sukabumiinside.com. Seorang pengguna dengan akun maryati secara blak-blakan mengungkapkan keresahannya.

“Assalamualaikum BP (Bapak) Bupati yang terhormat, saya mau tanya itu jalan ke Pondok Halimun kok rusaknya parah banget ya, tapi tiap pengunjung diminta bayar,” tulisnya, Minggu (12/7/2026).

Tak berhenti di situ, ia kembali menyoroti kondisi jalan yang dinilai membahayakan, terutama saat musim hujan.

“Mobil motor, uangnya dipakai apa ya? Parkir juga bayar, tapi jalannya rusak banget. Apalagi kalau musim hujan licin dan sempit,” lanjutnya.

Komentar tersebut langsung memancing reaksi publik. Banyak warganet lain ikut menyuarakan hal serupa, mempertanyakan bagaimana mungkin destinasi wisata yang selalu ramai pengunjung justru memiliki akses jalan yang dinilai tak layak.

Kondisi jalan menuju Pondok Halimun sendiri memang bukan isu baru. Sejumlah laporan sebelumnya menyebutkan kerusakan cukup parah di beberapa titik, mulai dari jalan berlubang hingga kontur licin yang berisiko bagi kendaraan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata pernah menjelaskan bahwa perbaikan jalan terkendala status lahan. Jalur tersebut diketahui berada di atas aset milik PTPN, sehingga membutuhkan proses administrasi dan koordinasi lintas pihak sebelum bisa dilakukan penanganan.

Namun bagi masyarakat, alasan administratif tak lagi cukup. Mereka mendesak agar solusi konkret segera diambil, mengingat Pondok Halimun merupakan salah satu destinasi unggulan yang selalu ramai saat akhir pekan dan musim liburan.

“Jangan sampai wisata maju, tapi keselamatan pengunjung diabaikan,” tulis salah satu warganet lainnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkait keluhan terbaru yang kembali viral tersebut.

 

Redaktur: Juliansyah

Pos terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 - SukabumiInside.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *