Di Usia 60 Tahun, Mamar Masih Jadi Buruh Kebun, TMMD ke-130 Sukabumi Bangun Harapan Rumah Layak

Pembangunan rumah Ibu Mamar melalui program TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi di Desa Mekarjaya, Ciemas. | Foto: Istimewa

 

CIEMAS, sukabumiinside.com | Di usianya yang telah menginjak 60 tahun, Ibu Mamar masih harus bekerja sebagai buruh serabutan di kebun demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Di tengah keterbatasan ekonomi, memiliki rumah yang layak menjadi harapan besar yang terus ia nantikan.

Bacaan Lainnya

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Ibu Mamar, warga Kampung Cibatu RT 03 RW 13, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/10/2026).

Pembangunan rumah tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Bagi Ibu Mamar, bantuan ini bukan sekadar pembangunan rumah. Lebih dari itu, bantuan tersebut membawa harapan untuk menjalani hari-hari dengan lebih tenang, nyaman, dan bermartabat.

Di tengah usianya yang tidak lagi muda, pekerjaan sebagai buruh serabutan menjadi salah satu cara untuk terus bertahan dan memenuhi kebutuhan hidup. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat impian memiliki hunian yang layak bukan perkara mudah untuk diwujudkan seorang diri.

Karena itu, kehadiran program Rutilahu melalui TMMD menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi dirinya.

Dengan penuh rasa syukur, Ibu Mamar menyampaikan terima kasih kepada jajaran TMMD Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Desa Mekarjaya yang telah memberikan bantuan pembangunan rumahnya.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada TMMD dan juga Pemerintah Desa Mekarjaya yang telah memberikan bantuan Rutilahu kepada kami. Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini, karena sangat membantu kami,” tutur Ibu Mamar, Kamis (15/10/2026).

Program Rutilahu dalam TMMD ke-130 menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan memiliki makna lebih luas daripada sekadar memperbaiki bangunan atau membuka akses jalan.

Di balik rumah yang sedang dibangun, ada harapan seorang warga lanjut usia untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Ada pula kepedulian yang diwujudkan melalui kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi terus mengambil bagian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga tidak hanya melalui kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Bagi Ibu Mamar, rumah yang sedang dibangun itu menjadi simbol bahwa di tengah keterbatasan, masih ada perhatian dan kepedulian yang menghadirkan harapan baru.

Sebab, rumah yang layak bukan hanya tentang dinding dan atap. Di dalamnya ada rasa aman, kenyamanan, dan kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Melalui program TMMD ke-130, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali diwujudkan dalam tindakan nyata: hadir, membantu, dan berupaya meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

 

Redaktur: Juliansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *