Tak Mau Setengah-setengah, SPPG Bantargadung Gandeng APH, Program MBG di Kawal Ketat 

BANTARGADUNG, sukabumiinside.com | Langkah tegas ditunjukkan SPPG Sukabumi Bantargadung Bojonggaling 2 dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tanpa celah. Tak ingin program strategis ini melenceng, Kepala SPPG, Dede Hermawan atau akrab disapa Kang Dewan, resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembinaan dan pengawasan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah setempat.

 

Bacaan Lainnya

Penandatanganan PKS ini melibatkan Kepala Desa Bantargadung, Kapolsek Warungkiara, dan Danramil Warungkiara. Bahkan, ke depan kerja sama ini akan diperluas hingga tingkat kecamatan bersama Camat Bantargadung.

 

Langkah ini bukan tanpa alasan. MBG yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda, dinilai harus dijalankan dengan sistem yang kuat, transparan, dan bebas dari potensi penyimpangan.

 

“Ini bukan sekadar formalitas. Ini komitmen bersama. Kita ingin memastikan Program MBG berjalan tertib, terarah, dan punya kepastian dalam pembinaan serta pengawasan,” kata Kang Dewan, Rabu (3/7/2026).

 

Ia mengakui, program MBG sejatinya sudah berjalan. Namun, tanpa penguatan administrasi dan kejelasan peran antar pihak, potensi kendala di lapangan bisa saja muncul. Karena itu, PKS menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus memberikan payung hukum yang jelas.

 

Tak berhenti di situ, Kang Dewan juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut, keberhasilan MBG tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak, melainkan harus melibatkan banyak elemen dalam satu gerakan bersama.

 

“Program ini butuh kekuatan bersama. Pemerintah, aparat, akademisi, tokoh masyarakat, mitra, hingga media punya peran masing-masing. Bahkan masyarakat juga jadi pengawas sosial,” jelasnya.

 

Pendekatan ini sejalan dengan konsep collaborative governance dan model Pentahelix, yang mengedepankan sinergi multipihak demi mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

 

Dengan adanya pengawasan yang terstruktur dan kolaborasi yang solid, Program MBG di Bantargadung diharapkan tak sekadar menjadi program seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan gizi hingga kualitas hidup yang lebih baik.

 

Penandatanganan PKS ini sekaligus menjadi pesan kuat: program besar butuh sistem yang kuat. Bukan hanya niat baik, tetapi juga komitmen, transparansi, dan tanggung jawab bersama.

 

SPPG Sukabumi Bantargadung Bojonggaling 2 pun memastikan akan terus bergerak dan berbenah. Dengan semangat gotong royong dan pengawasan bersama, MBG di Bantargadung diharapkan menjadi contoh program yang bukan hanya berjalan, tapi benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat.

 

Redaktur: Juliansyah

Pos terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 - SukabumiInside.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *