Situ Halimun Warungkiara Akan Disulap Jadi Buper Raksasa, Bisa Tampung 10.000 Orang

Penampakan Danau buatan Situ Halimun, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa

WARUNGKIARA, sukabumiinside.com | Kecamatan Warungkiara mulai menunjukkan taringnya sebagai calon destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Salah satu gebrakan paling mencolok datang dari rencana besar pengembangan Situ Halimun yang disiapkan menjadi bumi perkemahan (buper) skala kabupaten, bahkan berkapasitas hingga 10.000 siswa.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Camat Warungkiara, Toni Sugiharto, optimismenya terhadap proyek ambisius tersebut. Menurutnya, Situ Halimun memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat kegiatan edukatif sekaligus destinasi wisata massal.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ada dukungan dari pemerintah kabupaten maupun pusat. Buper ini rencananya bisa menampung sekitar 10.000 siswa,” ujar Toni, Jumat (24/7/2026).

Jika rencana ini terealisasi, Situ Halimun bukan hanya sekadar tempat wisata alam biasa. Kawasan ini diproyeksikan menjadi magnet kegiatan besar seperti perkemahan pelajar, pendidikan karakter, hingga event skala massal yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara signifikan.

Lebih dari sekadar destinasi wisata, program ini juga dirancang sebagai mesin penggerak ekonomi lokal. Toni menegaskan bahwa pengembangan wisata akan membuka peluang luas bagi berbagai elemen masyarakat.

Mulai dari pelaku UMKM, pemuda desa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar destinasi dipastikan akan ikut merasakan dampaknya.

“Dengan program ini, mudah-mudahan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya UMKM,” tegasnya.

Kehadiran wisatawan dalam jumlah besar diyakini akan menciptakan ekosistem ekonomi baru, dari kuliner, kerajinan, hingga jasa wisata lokal.

Tak hanya pemerintah, Toni juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ambil bagian dalam mewujudkan mimpi besar ini. Ia menekankan pentingnya menjaga, merawat, sekaligus mempromosikan potensi wisata yang ada.

“Mari kita dukung program pariwisata ini. Dengan berkembangnya wisata, insyaallah infrastruktur juga akan ikut berkembang,” pungkasnya.

Menariknya, Warungkiara sebenarnya sudah lama menyimpan potensi wisata yang luar biasa, mulai dari kekayaan gemstone hingga spot riam jeram. Namun ironisnya, sejumlah potensi tersebut justru lebih dikenal di luar daerah.

Program rencana pengembangan wisata ini diharapkan menjadi titik balik. Warungkiara tak lagi sekadar wilayah lintasan, melainkan destinasi unggulan yang siap bersaing dan dikenal luas.

Redaktur: Juliansyah

Pos terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 - SukabumiInside.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *