Pasca Viral Sungai Berubah Hijau, Sekmat Cikembar dan DLH Jabar Ambil Sampel Air untuk Uji Laboratorium

Sekmat Cikembar, Lenni Nurliah, dan Tim dari DLH Provinsi saat meninjau lokasi sungai Cibojong yang viral karena berubah warna menjadi hijau, dan mengambol sempel air, Sabtu (18/7/2026). FOTO//Ist

CIKEMBAR, sukabumiinside.com |Pasca viral di media sosial, aliran Sungai Cibojong di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, yang berubah warna menjadi hijau, pihak Kecamatan Cikembar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat turun langsung ke lokasi, Sabtu (18/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi air sungai sekaligus mengambil sampel guna mengetahui penyebab perubahan warna air yang diduga berkaitan dengan limbah pemotongan batu hijau.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cikembar, Lenni Nurliah, mengatakan, pengecekan dilakukan mulai dari bagian hulu hingga hilir Sungai Cibojong.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kunjungan untuk melihat apakah betul air tersebut terindikasi cemaran dari limbah pemotongan batu atau tidak,” kata Lenni, kepada suikabumiinside.com, Sabtu (18/7).

Menurutnya, tim terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap kondisi air di bagian hulu Sungai Cibojong. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi awal air sebelum mengalir ke wilayah hilir.

“Kita juga ingin memastikan kondisi air di hulu. Jadi tadi kita terlebih dahulu mengecek kadar airnya di hulu Sungai Cibojong seperti apa,” katanya.

Pengecekan kemudian dilanjutkan ke bagian hilir, tepatnya di kawasan Ujung Bungur Pandak yang berada di sekitar Pesantren Al-Jami. Di lokasi tersebut, petugas mengambil sampel air untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium DLH Provinsi Jawa Barat.

“Di situ juga kita mengambil sampel air untuk dilakukan pengecekan terkait kadar air tersebut. Apakah terindikasi memang tercemar oleh limbah potongan batu hijau atau bagaimana,” jelasnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab perubahan warna air Sungai Cibojong. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan baru dapat diketahui dalam waktu sekitar 14 hari.

“Nanti akan kita ketahui. Jadi 14 hari ke depan untuk diperiksa dulu di laboratorium DLH Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk menunggu hasil uji laboratorium sebelum menyimpulkan bahwa perubahan warna sungai tersebut disebabkan oleh pencemaran limbah batu hijau.

“Sampai hari ini kita belum bisa menyampaikan bahwa betul sungai itu tercemar atau terindikasi oleh cemaran batu hijau atau tidak. Kita akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Redaktur: RAG

Pos terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 - SukabumiInside.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *