Nahas! Hendak Dahului Truk, Pelajar Tewas dalam Kecelakaan 3 Motor di Cikembar

Polisi saat malakukan olah TKP, Rabu (23/9).

CIKEMBAR, sukabumiinside.com | Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Palabuhan II, tepatnya di Kampung Cibodas RT 004/006, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam kecelakaan tersebut, seorang pelajar bernama Zidan Prayetna (19) meninggal dunia setelah mengalami cedera kepala berat. Sementara satu pengendara lainnya mengalami luka-luka.

Bacaan Lainnya

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, mengatakan kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor, yakni Honda Beat Pop bernomor polisi F 6957 TX, Honda Beat F 2049 TAC, dan Honda Beat F 3819 TAJ.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kecelakaan bermula saat Honda Beat Pop F 6957 TX yang dikendarai Zidan Prayetna melaju dari arah Cikembar menuju Sukabumi.

“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan melaju di jalan lurus agak menurun dan diduga hendak mendahului kendaraan jenis truk yang berada di depannya melalui sebelah kanan,” kata Wangsit.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Honda Beat F 2049 TAC yang dikendarai Erlinda Nur Senjawati. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak dapat dihindarkan.

Usai benturan, sepeda motor yang dikendarai Zidan tergelincir ke sisi jalan. Kendaraan tersebut kemudian mengenai Honda Beat F 3819 TAJ yang dikendarai Asep Munawar, yang tengah melaju dari arah Sukabumi menuju Cikembar.

Akibat kecelakaan tersebut, Zidan mengalami cedera kepala berat serta luka lecet pada kaki dan tangan. Korban dinyatakan meninggal dunia (MD).

Sementara Erlinda mengalami memar pada bagian wajah serta luka lecet pada kaki dan tangan. Erlinda dinyatakan mengalami luka ringan (LR).

“Adapun Asep Munawar dalam data sementara di lokasi tidak tercatat mengalami luka, dan akibat kecelakaan tersebut terdapat satu korban meninggal dunia dan satu korban luka ringan. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 ribu,” pungkasnya, (RAG).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *