CIBADAK, sukabumiinside.com — Suasana Kampung Babakan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger, Kamis (24/9/2026) sore.
Seorang perempuan bernama Mimin, yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terserempet Kereta Api (KA) Pangrango yang melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIB di sekitar jalur rel kereta api Kampung Babakan.
Ketua RT 05 Kampung Babakan, Heri, mengatakan korban dikenal oleh warga setempat. Sehari-hari, Mimin berjualan ayam goreng di sekitar Masjid Babakan.
Sebelum kejadian, korban disebut hendak menjual barang bekas. Namun, saat berada di sekitar jalur rel, korban diduga terserempet rangkaian KA Pangrango yang tengah melintas.
“Dugaan dari pendengaran, terserempet,” ujar Heri kepada wartawan.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian menyebar dengan cepat. Warga berdatangan ke sekitar lokasi untuk mengetahui kondisi korban dan peristiwa yang terjadi.
Usai kejadian, korban dievakuasi menggunakan ambulans jenazah milik Koramil Cibadak.
Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, kronologi lengkap insiden tersebut masih belum diketahui secara pasti. Alasan korban berada di sekitar jalur rel ketika KA Pangrango melintas juga masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Petugas diharapkan dapat mengungkap rangkaian kejadian berdasarkan keterangan saksi serta pemeriksaan di lokasi.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di sekitar jalur kereta api. Area rel merupakan kawasan yang memiliki risiko keselamatan tinggi dan bukan tempat untuk beraktivitas tanpa alasan yang jelas.
Redaksi masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi serta penyebab pasti insiden tersebut.






