UPZ Cikembar Rutin Salurkan Bantuan, dari Ustaz Sakit hingga Pembangunan Rutilahu

UPZ Cikembar, MUI, dan Pemdes setempat saat menjenguk serta memberikan bantuan kepada salah satu Ustaz di Desa Bojongkembar yang sedang sakit, Rabu (23/8) | FOTO//Ist

CIKEMBAR, sukabumiinside.com | Kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan dalam langkah besar. Terkadang, bantuan yang diberikan kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan menjadi begitu berarti untuk kembali menumbuhkan harapan.

Semangat itulah yang terus dijaga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Melalui berbagai program sosial, UPZ Cikembar berupaya menyalurkan amanah zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bacaan Lainnya

Ketua UPZ Cikembar, Ijam Jamaludin, mengatakan bantuan yang disalurkan tidak hanya terpaku pada satu bentuk program. UPZ berusaha merespons berbagai kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan, sesuai hasil pendataan dan kemampuan yang tersedia.

Salah satunya adalah membantu warga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan. UPZ Cikembar juga beberapa kali memberikan bantuan kepada para ustaz yang mengalami sakit.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada masyarakat, termasuk kepada ustaz yang sedang sakit. Mereka juga perlu kita perhatikan ketika sedang menghadapi kesulitan,” kata Ijam Jamaludin, kepada sukabumiinside.com, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, perhatian kepada para ustaz menjadi bagian penting karena selama ini mereka memiliki peran dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat. Ketika mereka menghadapi musibah atau sakit, UPZ berupaya hadir memberikan dukungan.

Selain bantuan untuk warga sakit, kepedulian UPZ Cikembar juga diwujudkan melalui program pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Bagi sebagian keluarga, rumah bukan sekadar tempat tinggal. Rumah menjadi tempat berlindung dan membangun kehidupan bersama keluarga. Namun, kondisi ekonomi membuat sebagian warga belum mampu memperbaiki rumahnya yang sudah mengalami kerusakan atau tidak memenuhi standar kelayakan.

Melalui bantuan rutilahu, UPZ Cikembar berupaya membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

“Banyak bentuk bantuan yang kita lakukan. Ada untuk orang sakit, ada rutilahu, dan bantuan lainnya untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” kata Ijam.

Ia menjelaskan, berbagai bantuan tersebut tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak maupun sedekah melalui UPZ Cikembar.

Karena itu, UPZ tidak hanya melihat kegiatan tersebut sebagai program kelembagaan, tetapi juga sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan para muzaki.

“Yang kita salurkan ini adalah amanah. Kami berusaha supaya bantuan benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ijam berharap kepedulian terhadap sesama di Kecamatan Cikembar dapat terus tumbuh. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian, sementara kemampuan lembaga maupun individu tentu memiliki keterbatasan.

Karena itu, kolaborasi antara UPZ, pemerintah, tokoh masyarakat, para muzaki dan seluruh elemen masyarakat menjadi penting agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.

Bagi UPZ Cikembar, membantu bukan semata tentang seberapa besar bantuan yang diberikan. Lebih dari itu, ada pesan kemanusiaan yang ingin terus dijaga: bahwa masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tidak berjalan sendirian.

Dari bantuan untuk ustaz yang sedang sakit, pembangunan rutilahu, hingga berbagai bentuk kepedulian lainnya, UPZ Cikembar berusaha menjadikan zakat dan sedekah sebagai jalan untuk menghadirkan manfaat secara nyata di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan UPZ Cikembar bisa terus memberikan manfaat dan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” pungkas Ijam, (RAG).

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *