WARUNGKIARA, sukabumiinside.com | Pemerintah Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mulai merealisasikan penggunaan Dana Desa tahap II tahun 2026 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan fasilitas masyarakat.
Kepala Desa Bantarkalong, Rohmatullah, mengungkapkan bahwa alokasi anggaran tahap II difokuskan pada beberapa sektor prioritas, di antaranya pembangunan lapangan, jembatan, serta rencana pengecoran jalan lingkungan.
“Kalau tahap 2 itu, satu untuk pembangunan lapang, satu lagi untuk pengecoran jalan. Kalau pengecoran belum, kalau lapang sudah. Terus ada yang di perubahan, jembatan,” ujar Rohmatullah, Selasa (4/8/2026).
Salah satu pembangunan yang tengah berjalan adalah fasilitas lapang bola di wilayah Kedusunan Sukabana, tepatnya di Kampung Cibandi. Selain itu, proyek pembangunan jembatan juga dialokasikan melalui perubahan anggaran dan berlokasi di Kampung Cibogo, yang menjadi akses penting menuju arah Cijangkar.

Menurut Rohmatullah, kondisi geografis wilayah tersebut cukup menantang, sehingga pembangunan jembatan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
“Kalau jembatan itu di Kampung Cibogo, yang arah Cijangkar itu. Medannya juga cukup berat, jadi memang sangat dibutuhkan warga,” jelasnya.
Sementara itu, untuk pembangunan jalan rabat beton di wilayah Tegal Datar masih dalam tahap perencanaan dan akan direalisasikan menyusul.
Rohmatullah juga mengakui bahwa kondisi anggaran desa saat ini mengalami keterbatasan, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan.
“Dengan kondisi keuangan yang sudah terpotong dan terbatas, kami berharap masyarakat bisa memahami. Pembangunan dilakukan bertahap,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan lapangan yang saat ini telah berjalan diharapkan bisa dimanfaatkan terlebih dahulu oleh masyarakat, sambil menunggu pengembangan lanjutan di tahun berikutnya.
Pemerintah desa berharap seluruh pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam meningkatkan aksesibilitas maupun menunjang aktivitas sosial warga.
“Mudah-mudahan ke depan bisa dianggarkan lagi agar lebih maksimal. Yang penting sekarang bisa dimanfaatkan dulu oleh warga,” pungkas Rohmatullah.
Dengan langkah ini, Pemerintah Desa Bantarkalong menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan desa yang merata dan berkelanjutan, meski di tengah keterbatasan anggaran.
Redaktur: Juliansyah






