Soal Upah Pekerja Pembangunan Pustu di Bantargadung, Pelaksana Proyek Akhirnya Buka Suara

Pelaksana Proyek pada pembangunan Puskesmas Pembantu (PUSTU) di Kampung Ciseupan, Desa Boyongsari, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Tedy Sutrisno saat di wawancara di lokasi | Foto: sukabumiinside.com

BANTARGADUNG, sukabumiinside.com | Polemik dugaan keterlambatan pembayaran upah pekerja dalam proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Ciseupan, Desa Boyongsari, Kecamatan Bantargadung, akhirnya mendapat tanggapan dari pihak pelaksana lapangan.

Tedy Sutrisno selaku pelaksana proyek, saat ditemui di lokasi pada Senin (3/8/2026), mengakui adanya sisa pembayaran upah kepada sejumlah pekerja. Ia memastikan, persoalan tersebut akan diselesaikan dalam waktu dekat, bahkan ditargetkan rampung hari ini.

“Iya, untuk yang tiga orang itu sisa gajinya, diusahakan hari ini kita selesaikan. Dijamin hari ini saya beresin,” ujar Tedy, Senin (3/8).

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan rehabilitasi Pustu dengan sumber anggaran APBD Kabupaten Sukabumi Tahun 2026, dengan nilai kontrak Rp192.928.000 dan waktu pelaksanaan 60 hari kalender oleh CV Tiga Perkasa.

Menurutnya, total sisa upah yang belum dibayarkan mencapai Rp2.475.000 untuk tiga orang pekerja. Ia menegaskan, pembayaran tersebut merupakan sisa gaji, bukan upah penuh yang belum dibayarkan.

“Totalnya Rp2.475.000, untuk tiga orang. Itu sisa gaji, karena sebelumnya mereka juga sudah menerima kas bon,” jelasnya.

Tedy juga membantah anggapan bahwa para pekerja berhenti karena tidak dibayar. Ia menyebut, pekerjaan proyek saat ini sudah memasuki tahap akhir.

“Bukan karena tidak dibayar mereka tidak kerja. Pekerjaan sudah hampir selesai, atap sudah beres, keramik juga sudah. Tinggal finishing sedikit lagi, paling tinggal dua atau tiga orang,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan pelanggaran hak pekerja mencuat setelah sejumlah pekerja mengaku belum menerima upah selama 11 hari kerja dalam proyek tersebut. Aduan itu sempat memicu sorotan masyarakat terhadap pelaksanaan proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Redaktur: Juliansyah

Pos terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 - SukabumiInside.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *