Kemendagri Catat 666 Ormas di Kabupaten Sukabumi, 249 di Kota Sukabumi

SUKABUMIKOTA, sukabumiinside.com | Jumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Sukabumi tercatat mencapai 666 organisasi. Sementara itu, di wilayah Kota Sukabumi terdapat sekitar 249 ormas yang terdata.

Hal tersebut disampaikan Direktur Organisasi Kemasyarakatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Wahyudi Chandra Kusuma Puriwonegoro, S.H., M.Hum., saat membuka kegiatan “Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dalam Rangka Mendukung Program Prioritas Nasional”.

Kegiatan yang dipusatkan di gedung pertemuan Hotel Tamansari, Cikole, Kota Sukabumi itu dihadiri, Anggota DPR RI Komisi II, Heri Gunawan dan sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan dan pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu, Wahyudi menyampaikan bahwa jumlah organisasi kemasyarakatan di Indonesia saat ini mencapai kurang lebih 663.000 organisasi. Sementara di Jawa Barat, tercatat sekitar 123.000 organisasi kemasyarakatan.

“Di Sukabumi sendiri, di kabupaten ada 666. Di kota ada 249, kalau tidak salah, kalau tidak ada perubahan. Karena banyaknya mendaftar, juga banyak juga yang otomatis nonaktif karena sudah lama tidak melaksanakan pelaporan aktivitas kegiatan,” ujar Wahyudi.

Menurutnya, keberadaan ormas dalam jumlah yang besar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat. Ormas juga diharapkan mampu menjadi bagian dari support system dalam penyelenggaraan pemerintahan dan ketatanegaraan.

Ia menilai, keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pergerakan sejumlah organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Budi Utomo menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Pergerakan kemerdekaan Indonesia itu tidak lepas dari organisasi kemasyarakatan,” katanya.

Wahyudi menekankan, semangat untuk berkumpul, bersatu, dan berjuang bersama menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama. Menurutnya, perjuangan yang dilakukan secara bersama-sama akan lebih mudah mencapai cita-cita yang diharapkan.

Selain itu, ia juga menyoroti peran organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang media. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat luas.

Ia mencontohkan peran media dalam menyebarluaskan informasi mengenai kemerdekaan Indonesia pada 1945. Informasi mengenai kemerdekaan yang disebarluaskan ke berbagai wilayah hingga ke dunia internasional turut membantu Indonesia memperoleh pengakuan dari negara-negara lain.

“Karena apabila kita memperhatikan dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan, ketatanegaraan, dalam kehidupan masyarakat, media memiliki peran yang sangat dominan,” ungkapnya.

Menurut Wahyudi, perkembangan teknologi dan media saat ini membuat berbagai peristiwa yang terjadi di daerah dapat dengan cepat diketahui masyarakat di seluruh Indonesia. Kondisi tersebut membuat peran organisasi kemasyarakatan, khususnya yang bergerak di bidang media, menjadi semakin strategis.

“Hal kecil di ujung negeri ini bisa instan terberitakan di seluruh Indonesia. Tentu hal ini menjadi hal yang sangat penting, sangat strategis untuk mendapatkan atensi,” pungkasnya.

 

 

 

Redaktur: RAG

Pos terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 - SukabumiInside.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *