CISOLOK. sukabumiinside.com | Musibah kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026), menyisakan duka mendalam. Peristiwa tersebut turut mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi.
Melalui gerakan “PWI Peduli”, PWI Kabupaten Sukabumi menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus mengajak para wartawan, mitra kerja, serta masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada warga yang terdampak bencana.
Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Samsyi, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap para korban.
“Wartawan hadir, bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga memberi arti. Dengan cara apapun mari kita bantu saudara kita yang sedang terkena musibah,” kata Abah Anom, nama sapaan Nuruddin Zain Samsyi.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut mengakibatkan 51 rumah warga di Kasepuhan Ciptamulya hangus terbakar. Dampak bencana juga dirasakan sekitar 70 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 420 jiwa yang terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.
Tak hanya rumah, sejumlah leuit atau lumbung padi milik masyarakat adat turut dilalap api. Kondisi ini membuat dampak kebakaran tidak sekadar menimbulkan kerugian secara ekonomi, tetapi juga mengancam aspek budaya dan ketahanan pangan masyarakat adat.
Total kerugian akibat peristiwa tersebut sementara ditaksir mencapai Rp2,5 miliar.
PWI Kabupaten Sukabumi menilai, keberadaan insan pers dalam situasi bencana tidak sebatas menyampaikan informasi kepada publik.
Wartawan juga dapat mengambil peran kemanusiaan dengan menyuarakan kondisi para korban sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian dan solidaritas masyarakat.
“Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” jelasnya.
PWI Kabupaten Sukabumi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan, baik secara moral maupun kepedulian lainnya, kepada warga Kasepuhan Ciptamulya. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi energi bagi para korban untuk melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan mereka.
Sementara itu, penanganan pascakebakaran terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama BPBD, Dinas Sosial, TNI-Polri, serta para relawan telah mendirikan posko darurat dan dapur umum di sekitar lokasi terdampak. Pendataan korban dan distribusi bantuan logistik juga masih terus dilakukan.
Bupati Sukabumi Asep Japar diketahui telah mendatangi lokasi pada malam terjadinya kebakaran. Kehadiran tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan darurat terhadap warga terdampak berjalan dengan baik. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berkomitmen mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi permukiman warga.
PWI Kabupaten Sukabumi berharap kepedulian dari pemerintah, komunitas, organisasi, dan masyarakat luas dapat terus mengalir sehingga mampu meringankan beban para korban kebakaran.
Solidaritas dan gotong royong dinilai menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya bangkit dan kembali menata kehidupan setelah dilanda musibah.
Di penghujung pernyataannya, PWI Kabupaten Sukabumi kembali menggaungkan semangat “PWI Kuat, Pers Bermartabat, Masyarakat Selamat”. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga dapat hadir memberikan manfaat dan kepedulian ketika masyarakat berada dalam situasi sulit.
Sumber: PWI Kabupaten Sukabumi
Redaktur: RAG






