NASIONAL, sukabumiinside.com — Hari Jumat merupakan salah satu hari yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Selain memperbanyak salawat dan berdoa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal kebaikan, salah satunya membaca Surah Al-Kahfi.
Surah Al-Kahfi merupakan surah ke-18 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 110 ayat. Surah ini memuat sejumlah kisah penuh hikmah, di antaranya kisah Ashabul Kahfi, pemilik dua kebun, Nabi Musa AS bersama Khidir, serta kisah Dzulqarnain.
Membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat memiliki keutamaan yang disebutkan dalam sejumlah hadis. Salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Al-Hakim menyebutkan bahwa orang yang membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya yang menerangi antara dua Jumat.
Keutamaan tersebut menjadi salah satu alasan bagi umat Islam untuk menjadikan membaca Surah Al-Kahfi sebagai amalan rutin setiap pekan.
Menjadi Pengingat Menghadapi Fitnah
Salah satu hikmah penting dari Surah Al-Kahfi adalah pengingat agar seorang Muslim tetap teguh dalam menghadapi berbagai bentuk ujian dan fitnah.
Kisah Ashabul Kahfi mengajarkan tentang keteguhan iman. Para pemuda tersebut memilih mempertahankan keyakinan kepada Allah SWT meskipun menghadapi tekanan dari lingkungan mereka.
Surah ini juga mengingatkan manusia agar tidak terlena oleh harta, kekuasaan, ilmu pengetahuan, maupun berbagai kenikmatan dunia.
Waktu Membacanya
Membaca Surah Al-Kahfi dapat dilakukan sejak terbenam matahari pada Kamis hingga terbenam matahari pada Jumat, berdasarkan penjelasan ulama mengenai waktu amalan Jumat.
Dengan demikian, umat Islam dapat membacanya pada malam Jumat maupun sepanjang hari Jumat sesuai kemampuan.
Tidak harus sekaligus dalam satu waktu. Yang terpenting adalah membaca Al-Qur’an dengan niat beribadah, memahami kandungannya, dan berusaha mengamalkan pesan-pesan yang terdapat di dalamnya.
Bukan Sekadar Membaca
Keutamaan membaca Surah Al-Kahfi hendaknya tidak hanya dipahami sebagai aktivitas membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merenungkan pesan yang terkandung di dalamnya.
Kisah-kisah dalam Surah Al-Kahfi mengajarkan pentingnya menjaga iman, tidak sombong atas ilmu dan harta, bersabar dalam menghadapi ujian, serta menyadari bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.
Karena itu, Jumat dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an sekaligus melakukan evaluasi diri.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Redaktur: Juliansyah






