WARUNGKIARA, sukabumiinside.com — Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, kembali memperketat pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Razia gabungan digelar dengan melibatkan BNNK Sukabumi, Brimob, Polsek Warungkiara, Koramil 2203/Warungkiara, jajaran Lapas, serta unsur terkait lainnya, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Razia tersebut menyasar sejumlah area blok hunian di dalam lapas, khususnya untuk mengantisipasi peredaran narkoba, penggunaan telepon seluler ilegal, hingga barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Berdasarkan hasil pantauan sukabumiinside di lapangan, terdapat sejumlah barang yang berhasil di amankan oleh petugas gabungan di antaranya Sendok, Botol Parfum, Kartu Remi, Toples Kaca, Sebatang kayu, Kawat, karet gelang dan sikat gigi.
Kalapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas mengatakan, razia gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas lapas secara berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan pimpinan agar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran handphone, narkoba, serta potensi pungutan liar di lingkungan lapas.
“Kegiatan ini kita laksanakan dengan razia gabungan, baik dengan unsur TNI, Polri, BNN, serta seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Warungkiara,” kata Kurnia.
Ia menegaskan, pengawasan tidak bisa dilakukan hanya oleh jajaran lapas. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder lainnya dinilai penting untuk memastikan kondisi lapas tetap aman dan terkendali.
Hasil razia, kata Kurnia, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba. Namun, sejumlah barang yang dinilai berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban langsung diamankan.
“Untuk handphone tidak ada, narkoba tidak ada. Namun barang-barang ini yang bisa disinyalir untuk melakukan gangguan keamanan dan ketertiban, maka dari itu kita amankan,” ujarnya.
Kurnia menyebut razia tersebut bukan kegiatan sesaat. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkesinambungan untuk mencegah masuknya barang terlarang sekaligus menjaga situasi keamanan di dalam lapas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam razia gabungan tersebut.
“Hal ini untuk tetap kita laksanakan karena ini bukan hanya instan, tapi ini berkesinambungan untuk selalu menjaga kondusivitas Lapas Kelas IIA Warungkiara,” pungkasnya.
Redaktur: Juliansyah






