Bupati Sukabumi Sesalkan Dugaan Intimidasi Oknum Wartawan terhadap Kepala dan Guru SDN 2 Sukaraja

Bupati Sukabumi Asep Japar saat diwawancara awak media usai menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Sukabumi, masa Khidmat 2026-2031, di Kompleks Pubangda'i, Cikembar, Selasa (1/9/2026) | FOTO//sukabumiinside.com

CIKEMBAR, sukabumiinside.com | Bupati Sukabumi Asep Japar menyayangkan dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan wartawan terhadap kepala sekolah dan guru SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi itu, persoalan tersebut semestinya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik tanpa melakukan tindakan yang dapat merugikan pihak lain.

Bacaan Lainnya

Ia menilai, tindakan oknum yang mengatasnamakan wartawan tersebut justru dapat berdampak terhadap citra dan kepercayaan masyarakat kepada insan pers secara keseluruhan.

“Ya itu saya kira sangat disayangkan ya. Kenapa sih melakukan seperti itu? Harusnya bicara aja dengan baik, baik-baik aja ya. Jadi kan akhirnya kan kasihan kepada wartawan yang lainnya ya. Ya? Siap,” ujar Asep Japar, usai menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Sukabumi, masa Khidmat 2026-2031, di Kompleks Pubangda’i, Cikembar, Selasa (1/9/2026).

Asep Japar menegaskan pentingnya mengedepankan komunikasi yang santun dalam menyampaikan persoalan, terlebih ketika membawa nama profesi wartawan. “Ya, harus nya bicara baik-baik tidak harus dengan emosi,” tegasnya.

Dugaan intimidasi tersebut sebelumnya mendapat perhatian dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi. PWI mengecam segala bentuk intimidasi, pemerasan maupun penyalahgunaan profesi jurnalistik yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan wartawan.

PWI menilai tindakan semacam itu tidak hanya merugikan pihak yang menjadi sasaran, tetapi juga mencederai marwah profesi jurnalistik dan merusak kepercayaan publik terhadap wartawan.

 

 

 

Redaktur: RAG

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *