PALABUHANRATU, sukabumiinside.com | Membayar pajak biasanya identik dengan kewajiban. Namun, Pemerintah Kabupaten Sukabumi punya cara berbeda untuk mengajak masyarakat semakin taat membayar pajak.
Melalui Gebyar SIPENYU (Gerakan Sadar Membayar Pajak dan Retribusi Melalui Pelayanan Rakyat Terpadu), Pemkab Sukabumi memberikan apresiasi kepada masyarakat dan para pihak yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Kegiatan yang digelar di GOR Palabuhanratu, Selasa, 8 September 2026, itu dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar bersama jajaran Forkopimda. Sejumlah kepala dusun, kepala desa, camat, pelaku usaha, mitra pajak, notaris hingga perangkat daerah turut hadir.
Yang membuat acara ini berbeda, pemerintah tidak sekadar memberikan penghargaan. Hadiah berupa sepeda motor hingga paket umrah dibagikan kepada wajib pajak dan pihak yang berprestasi dalam pengelolaan pajak daerah.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk terima kasih pemerintah kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajibannya.
“Saya haturkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah patuh dan sadar untuk membayar pajak. Kami berikan apresiasi berupa hadiah,” kata Asep.
Menurut dia, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak memiliki hubungan langsung dengan pembangunan daerah. Pendapatan dari sektor pajak, kata Asep, dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.
“Anggaran pajak kita kembalikan ke masyarakat untuk percepatan pembangunan seperti infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.
Sebanyak 10 unit sepeda motor diberikan untuk masyarakat yang patuh membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kemudian, tujuh unit sepeda motor diperuntukkan bagi desa dengan kategori lunas PBB-P2 tercepat.
Tidak berhenti di situ. Pemerintah juga menyediakan empat paket umrah bagi masyarakat yang telah melunasi PBB serta tiga paket umrah bagi kepala dusun terbaik dalam ajang Anugerah Pajak.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan Gebyar SIPENYU menjadi bentuk penghargaan pemerintah kepada masyarakat, pengelola, serta mitra pengelola pajak daerah.
“Kegiatan ini merupakan apresiasi bagi masyarakat, pengelola, dan mitra pengelola pajak daerah yang telah sadar membayar serta membantu peningkatan pajak daerah untuk pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata Herdy.
Panggung hiburan tidak sepenuhnya diisi oleh artis dari luar. Para pegawai Bapenda Kabupaten Sukabumi justru turun langsung menjadi talent.
Mulai dari tarik suara, grup band, pencak silat, tari jaipong hingga kreasi seni debus ditampilkan dalam rangkaian acara tersebut.
Panggung yang biasanya menjadi tempat hiburan pun berubah menjadi ruang ekspresi para aparatur pemerintah. Mereka tidak hanya bekerja mengurusi pajak, tetapi juga menunjukkan kemampuan seni di hadapan masyarakat dan tamu undangan.
Selain memberikan apresiasi, Bapenda Kabupaten Sukabumi juga terus mendorong kemudahan pelayanan perpajakan.
Herdy mengatakan kualitas layanan terus ditingkatkan, salah satunya melalui sistem pelayanan berbasis WhatsApp. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk memperoleh informasi dan melakukan transaksi pajak melalui nomor 0857-9888-88110.
Menurut Herdy, digitalisasi layanan tersebut diharapkan membuat masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus melalui proses yang rumit.
“Membayar pajak kini lebih mudah karena sudah ada sistem yang mudah digunakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Redaktur: Juliansyah






