SUKABUMI, sukabumiinside.com | Kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci untuk mendorong pelayanan publik yang semakin profesional dan akuntabel. Langkah itu pula yang diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara melalui kunjungan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara sektor perbankan dan jajaran pemasyarakatan.
Pertemuan ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan layanan perbankan di lingkungan Lapas Kelas IIA Warungkiara, termasuk membuka peluang kerja sama yang dapat menunjang efektivitas pelayanan dan pengelolaan administrasi.
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, membangun hubungan baik dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Sinergi dengan lembaga perbankan dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang kebutuhan organisasi, sekaligus mendorong tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Lebih dari sekadar kunjungan kelembagaan, pertemuan ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Koordinasi yang terjalin diharapkan mampu mendukung efektivitas layanan serta pengelolaan administrasi di lingkungan Lapas Kelas IIA Warungkiara.
Meski demikian, peluang kerja sama tersebut tetap memerlukan tindak lanjut dan koordinasi agar manfaatnya dapat diwujudkan secara optimal.
Lapas Kelas IIA Warungkiara terus berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.
Melalui sinergi yang berkelanjutan bersama Bank BJB, diharapkan tercipta hubungan kelembagaan yang semakin kuat untuk mendukung pelayanan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada tata kelola yang baik.
Redaktur: Juliansyah






