PALABUHANRATU, sukabumiinside.com | Pergantian kepengurusan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berubah. Hal itu terlihat dalam Musyawarah Korda (Muskorda) III Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya yang digelar di Samudera Beach Hotel, Palabuhanratu, Sukabumi, Sabtu (25/9/2026).
Gelaran tersebut melahirkan kepengurusan baru IJTI Sukabumi Raya untuk masa bakti 2026–2029. Momentum itu turut mendapat apresiasi dari keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi.
Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi atau yang akrab disapa Abah Anom, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus IJTI Sukabumi Raya yang baru sekaligus berharap organisasi tersebut mampu semakin memperkuat profesionalisme jurnalis televisi.
“Selamat atas suksesnya Muskorda ke-3 IJTI Sukabumi Raya dan selamat mengemban amanah bagi ketua beserta pengurus baru yang telah terpilih,” ujar Nuruddin.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi membuat tantangan yang dihadapi jurnalis semakin kompleks. Di tengah derasnya arus konten digital dan audiovisual, jurnalis televisi dituntut tetap mengedepankan kecepatan tanpa mengabaikan akurasi serta etika jurnalistik.
“Sebagai sesama pilar pers di Sukabumi, kami di PWI percaya bahwa kepengurusan baru ini akan membawa IJTI ke arah yang lebih progresif. Di tengah pesatnya konsumsi konten audio-visual saat ini, peran jurnalis televisi sangatlah krusial dalam membentuk opini publik yang sehat,” katanya.
Abah Anom juga menilai keberadaan organisasi profesi wartawan bukan hanya menjadi ruang konsolidasi internal, tetapi dapat menjadi wadah untuk membangun sinergi dan meningkatkan kualitas kehidupan pers di daerah.
Karena itu, PWI Kabupaten Sukabumi membuka peluang kolaborasi dengan IJTI maupun organisasi profesi wartawan lainnya dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan kapasitas, profesionalisme, hingga kepentingan masyarakat.
“PWI Kabupaten Sukabumi siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Mari kita jalin kemitraan yang solid, bertukar gagasan, dan bergotong royong menciptakan ekosistem pers yang berdampak,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antarlembaga pers di Sukabumi tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja-kerja jurnalistik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita ingin kehadiran pers di Sukabumi benar-benar dirasakan manfaatnya, menjadi penyambung lidah masyarakat, sekaligus motor penggerak pembangunan daerah,” pungkasnya (RAG)
Sumber: Tim Publikasi PWI Kab Sukabumi






