Angin Kencang Rusak 9 Rumah di Parakansalak Sukabumi

BPBD Sukabumi saat meninjau lokasi salah satu rumah rusak, Kamis (20/8/2026) | FOTO//Ist

PARAKANSALAK, sukabumiinside.com | Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian atap sembilan unit rumah mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, kerusakan terjadi di tiga desa, yakni Desa Bojonglongok, Desa Lebaksari, dan Desa Bojongasih.

Bacaan Lainnya

Di Kampung Gosali RT 04/06, Desa Bojonglongok, sebanyak enam unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap. Rumah tersebut dihuni Endang Koswara dan keluarga, Tatang, Nuraeni, Odah Saodah, Idjar, serta Badri dengan total penghuni mencapai 18 jiwa.

Sementara itu, dua rumah di Kampung Tangkil RT 02/03, Desa Lebaksari, juga terdampak. Kedua rumah tersebut masing-masing dihuni Mulyadi sebanyak empat jiwa dan Soleh sebanyak tiga jiwa.

Kerusakan lainnya terjadi di Kampung Citiis RT 02/03, Desa Bojongasih, yang menyebabkan satu unit rumah milik Omay dengan satu jiwa terdampak.

Manager Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan kejadian tersebut dipicu angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan.

“Tim Pusdalops berkoordinasi bersama kepala desa di tiga wilayah terdampak, P2BK, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, Tagana, RT/RW dan warga untuk melakukan asesmen ke lokasi kejadian,” ujar Daeng.

Menurutnya, hingga malam hari kondisi hujan telah reda. Namun, material yang mengalami kerusakan belum dievakuasi karena kondisi sudah malam.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak bagi warga terdampak di antaranya terpal, peralatan dapur, serta material untuk penanganan kerusakan rumah. “Untuk kerugian masih dalam kajian,” kata Daeng.

“Tidak ada laporan korban mengungsi maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD bersama unsur terkait masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak,” pungkasnya.

 

 

Redaktur: RAG

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *