CIRACAP, sukabumiinside.com | Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua wisatawan remaja asal Bekasi yang terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga, Selasa (13/10/2026).
Satu dari dua korban, Zaki (17), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Karang Sapi, sekitar 6 nautical miles (NM) atau 11 kilometer dari titik awal kejadian. Sementara itu, satu korban lainnya, Muhamad Zubair (18), masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian tim SAR gabungan.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa penemuan korban bermula dari laporan nelayan setempat yang sedang melaut pada Selasa pagi.
“Pada pukul 07.30 WIB kami mendapatkan informasi dari nelayan setempat bahwa ditemukan satu korban di sekitaran Karang Sapi atau sekitar 6 NM dari lokasi kejadian. Pada pukul 08.00 WIB tim gabungan berhasil mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke posko. Berdasarkan konfirmasi pihak keluarga dan warga, dipastikan korban atas nama Zaki,” kata Suryo, Selasa (13/10/2026).
Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke posko guna menjalani proses penanganan dan konfirmasi identitas bersama pihak keluarga serta warga.
Satu Korban Masih Dicari di Perairan Sukabumi Selatan
Meski satu korban telah ditemukan, operasi SAR belum berakhir. Tim gabungan masih berupaya mencari Muhamad Zubair (18), rekan Zaki yang turut terseret ombak di Pantai Cibuaya.
Kedua remaja tersebut diketahui merupakan warga Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang sedang berwisata ke kawasan pantai selatan Kabupaten Sukabumi.
Pencarian terhadap Zubair terus dilakukan dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian dan area yang menjadi fokus operasi. Kondisi perairan serta luasnya wilayah pencarian menjadi bagian dari tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.
Puluhan personel dari berbagai unsur dikerahkan dalam operasi kemanusiaan tersebut. Tim gabungan terdiri atas Pos SAR Sukabumi, BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujunggenteng, Pos TNI AL Ujung Genteng, TNI AU Ujunggenteng, Pemerintah Desa Ujunggenteng, Satpol PP Kecamatan Ciracap, dan Puskesmas Ujunggenteng.
Selain itu, operasi melibatkan Wanadri, HNSI Ujunggenteng, Balawista, Ocean View Resort, Jampang Peduli, SAR Khatulistiwa, ASB, RAPI, Sehati, SARDA, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, serta Damkar Surade.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pencarian korban yang masih hilang.
Hingga Selasa pagi, satu korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi, sedangkan pencarian terhadap Muhamad Zubair masih berlangsung.
Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian untuk menemukan korban yang tersisa. Perkembangan operasi selanjutnya menunggu informasi resmi dari petugas di lapangan.
Sumber: SU
Redaktur: Juliansyah






