SUKABUMI, sukabumiinside.com — Hujan deras disertai angin kencang kembali memicu sejumlah kejadian bencana di Kabupaten Sukabumi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sedikitnya beberapa kejadian akibat cuaca ekstrem dan tanah longsor pada Selasa hingga Rabu, 30 September 2026.
Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyampaikan kejadian tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Sukaraja, Cikidang, dan Cicurug.
Berdasarkan laporan update kejadian bencana BPBD Kabupaten Sukabumi per Rabu (30/9/2026), salah satu kejadian terjadi di Kampung Gimuncang Pasir Kambing, RT 06/RW 09, Desa/Kelurahan Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja.
Kejadian berupa tanah longsor tersebut dilaporkan pada 30 September 2026 pukul 10.59 WIB, setelah sebelumnya terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Material longsoran dilaporkan menyumbat gorong-gorong. Warga kemudian bergotong royong membersihkan material longsoran yang menutup saluran tersebut.
Sementara itu, cuaca ekstrem juga terjadi di Kampung Mangrod RT 001/7, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang.
Hujan dengan intensitas sedang disertai angin cukup kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa satu unit rumah.
BPBD mencatat satu kepala keluarga atau empat jiwa terdampak. Tidak terdapat korban meninggal maupun luka-luka.
Tim Pusdalops BPBD bersama perangkat desa, Tagana, Babinsa, Babinkamtibmas, Satpol PP, relawan dan warga melakukan asesmen ke lokasi.
Dalam penanganan awal, BPBD mencatat kebutuhan berupa terpal dan material bangunan.
Kejadian lainnya terjadi di Kampung Bojongpereng RT 03/RW 03, Desa Cibatu, Kecamatan Cicurug.
Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan bagian rumah milik warga terdampak. BPBD mencatat tiga KK atau tujuh jiwa terdampak dalam kejadian tersebut.
Tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Petugas melakukan asesmen terhadap kondisi rumah dan lingkungan sekitar.
Di wilayah Cicurug lainnya, tepatnya di Desa/Kelurahan Purwasari, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di halaman SMAN 1 Cicurug.
Pohon tersebut dilaporkan menimpa dua unit mobil dan sekitar 10 unit sepeda motor, serta mengenai tembok di samping sekolah.
Petugas dan warga kemudian melakukan pembersihan pohon tumbang dari lokasi.
Kejadian cuaca ekstrem juga dilaporkan terjadi di Kampung Perubahan Sampireun RT 03/RW 05, Desa/Kelurahan Nyangkowek, Kecamatan Cicurug.
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan bagian bangunan rumah warga terdampak. BPBD mencatat satu KK atau tiga jiwa terdampak.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Tim Pusdalops BPBD berkoordinasi dengan perangkat desa, Tagana, Babinsa, Babinkamtibmas, Satpol PP, relawan dan warga untuk melakukan asesmen serta penanganan di lokasi.
Daeng Sutisna mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Sukabumi.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian bencana kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Sumber: Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi
Redaktur: Juliansyah






