KABUPATENSUKABUMI, sukabumiinside.com | Lembaga Amil Zakat (LAZ) Halaqah Silsilah Ilmiyah (HSI) Berbagi kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen dan bantuan sebelumnya yang telah dilakukan di wilayah tersebut.
Perwakilan Pondok HSI Boarding School sekaligus Divisi Distribusi dan Pendayagunaan LAZ HSI Berbagi, Aryo, mengatakan bantuan kali ini merupakan kelanjutan dari sejumlah program kemanusiaan yang sebelumnya telah dilaksanakan, termasuk penyaluran beras dan bantuan air bersih.
“Yang pertama, ini adalah kelanjutan dari hasil asesmen sebelumnya yang di mana kita sudah mengirimkan kurang lebih hampir dua kuintal beras,” ujar Aryo, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, selain merespons dampak kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, LAZ HSI Berbagi juga sebelumnya telah memfokuskan bantuan terhadap persoalan kekeringan di wilayah Cikembar.
Khusus bantuan kali ini, HSI Berbagi menggelar dapur umum sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak. Dapur umum dilaksanakan di wilayah Cikakak, Palabuhanratu, bukan di lokasi Kasepuhan.
Dari kegiatan tersebut, para relawan berhasil menyiapkan sekitar 320 paket makanan. Seluruh paket kemudian diserahkan kepada Abah Hendrik untuk didistribusikan kepada warga, dengan dibantu DKM Kasepuhan.
Selain paket makanan, bantuan juga diberikan dalam bentuk beras kepada sekitar 51 hingga 52 kepala keluarga (KK). Masing-masing keluarga mendapatkan bantuan beras sebanyak tiga kilogram.

Dalam proses pendistribusian, LAZ HSI Berbagi turut berkoordinasi dengan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial. Koordinasi di lapangan dibantu Muhidin dari Tagana Dinsos. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 16 relawan.
Mereka tidak hanya bertugas menyiapkan dan menyalurkan makanan, tetapi juga membantu membersihkan salah satu musala yang berada di kawasan Kasepuhan.
Aryo menyebut, berdasarkan informasi dari Ketua DKM setempat, musala tersebut nantinya juga digunakan untuk pelaksanaan salat Jumat.
“Sebagian itu untuk membantu penyaluran makanan, kemudian sebagian juga membersihkan musala yang ada di Kasepuhan,” katanya.
Pelaksanaan dapur umum dilakukan pada Selasa, 25 Agustus 2026. Persiapan kegiatan telah dimulai dua hari sebelumnya, terutama untuk kebutuhan belanja dan persiapan bahan makanan.
Pada hari pelaksanaan, para relawan sudah mulai memasak sejak pukul 05.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dapat diselesaikan sekitar pukul 13.00 WIB.
“Alhamdulillah selesai giat itu kurang lebih jam 13:00 siang. Alhamdulillah Allah mudahkan,” pungkas Aryo.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga terdampak kebakaran sekaligus membantu pemulihan aktivitas masyarakat di kawasan Kasepuhan Ciptamulya.
Redaktur: RAG






