Sukabumiinside.com | Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menggelar pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) bagi calon jemaah haji Kabupaten Sukabumi untuk keberangkatan tahun 2027.
Pemeriksaan kesehatan tahap pertama tersebut berlangsung di Aula Kantor Kemenhaj Kabupaten Sukabumi, Asrama Haji Pusbangda’i, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/10/2026).
Pemeriksaan meliputi cek laboratorium berupa darah dan urine, rontgen dada, rekam jantung atau EKG, serta pemeriksaan fisik secara menyeluruh oleh tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Sukabumi H. Abdul Manan melalui Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenhaj Kabupaten Sukabumi, Agus Supriatna, mengatakan pelaksanaan MCU calon jemaah haji tersebut dilaksanakan selama dua hari.
“Kegiatan ini penting sebagai langkah untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan jemaah sebelum melaksanakan ibadah haji,” ujar Agus.
Menurutnya, selama pelaksanaan pemeriksaan, calon jemaah mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengimbau calon jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, menerapkan pola makan sehat, berolahraga secara teratur, serta mengikuti arahan petugas kesehatan.
Khusus bagi calon jemaah lanjut usia (lansia), Agus mengingatkan agar tidak memaksakan diri dalam melakukan aktivitas.
“Rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter bagi yang memiliki pengobatan, menjaga pola makan dan istirahat yang cukup,” katanya.

Ia juga berharap keluarga turut memberikan dukungan dan pendampingan kepada jemaah lansia agar dapat mempersiapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun mental.
“Yang terpenting, kami ingin seluruh jemaah lansia dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat, nyaman dan sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Hj. Solitaire Ram Mozes, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan tahap awal bagi calon jemaah haji Kabupaten Sukabumi yang akan diberangkatkan pada 2027.
“Ini hari pertama pemeriksaan calon jemaah haji Kabupaten Sukabumi untuk keberangkatan tahun 2027. Rencananya sekitar 80 orang jemaah, dengan pembagian 40 orang pada hari pertama dan 40 orang pada hari kedua,” jelasnya.
Ia menerangkan, pemeriksaan hari pertama meliputi pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi dan suhu tubuh. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium, cek darah, EKG serta rontgen dada.
Menurut Solitaire, persiapan kesehatan jemaah tidak berhenti pada pemeriksaan hari ini. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi sebelumnya telah memberikan pelatihan kepada dokter puskesmas sebagai bagian dari persiapan pembinaan kesehatan calon jemaah haji.
“Hari ini dilakukan pemeriksaan, nanti hasilnya seperti apa. Sampai keberangkatan sekitar April 2027 tentu akan ada pembinaan secara berkala,” ungkapnya.
Solitaire menekankan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik. Karena itu, menjaga kesehatan sejak jauh-jauh hari menjadi hal yang sangat penting.
“Harus diingat bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik, jadi fisik itu utama. Menjaga kesehatan itu utama, karena nanti banyak aktivitas berjalan kaki,” katanya.
Ia mengimbau calon jemaah memanfaatkan waktu sekitar tujuh bulan sebelum keberangkatan untuk meningkatkan kebugaran dan menerapkan pola hidup sehat.
Calon jemaah dianjurkan mengonsumsi air yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin bergerak dan beraktivitas, serta membiasakan berjalan kaki. Bahkan, calon jemaah dianjurkan berlatih secara bertahap hingga mampu mencapai sekitar 10.000 langkah per hari.
Selain aktivitas fisik, pola tidur juga perlu diperhatikan. Calon jemaah diimbau membiasakan tidur pada malam hari dengan waktu istirahat yang cukup, sekitar enam jam.
Dengan persiapan kesehatan yang dilakukan sejak dini dan pembinaan secara berkala, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kabupaten Sukabumi dapat menjalankan rangkaian ibadah haji tahun 2027 dengan kondisi sehat, aman dan nyaman.






