BANTARGADUNG, sukabumiinside.com — Perhatian terhadap warga penyintas bencana di Kampung Cijambe, RT 05/RW 07, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terus dilakukan. Tak hanya soal kebutuhan tempat tinggal, pemerintah juga membantu memastikan warga terdampak mendapatkan akses terhadap berbagai program perlindungan sosial.
Pelayanan tersebut digelar di Masjid Cijambe, Senin (21/9/2026), melalui fasilitasi pelayanan Jaminan Perlindungan Sosial (JAMPERLINSOS).
Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan desil data warga, proses sanggah apabila terdapat penurunan desil, serta pemadanan data penerima bantuan sosial (bansos).
Camat Bantargadung Syarifudin Rahmat mengatakan, pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kondisi warga penyintas bencana tercermin dalam data sosial yang menjadi dasar pemberian bantuan.
“Data warga harus terus diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kami membantu warga melakukan pengecekan desil dan proses sanggah apabila terdapat data yang perlu diperbaiki,” ujar Syarifudin.
Menurutnya, kondisi warga yang terdampak bencana membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, pemerintah kecamatan berupaya memfasilitasi warga agar tidak kesulitan ketika mengakses program bantuan sosial.
Selain pelayanan administrasi dan pemadanan data, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan bantuan sembako sebanyak 50 paket kepada warga penyintas bencana.
Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama mereka yang masih menghadapi berbagai keterbatasan setelah bencana.
Kegiatan sosial tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Kecamatan Bantargadung, Pendamping PKH, TKSK Kecamatan Bantargadung, Puskesos Desa, serta Petugas Sensus Ekonomi Desa Bantargadung.
Syarifudin menegaskan, pendataan dan pemadanan data bukan sekadar persoalan administrasi. Bagi warga penyintas bencana, data yang akurat menjadi salah satu pintu untuk mendapatkan hak atas berbagai bentuk perlindungan sosial.
“Harapannya, warga yang memang membutuhkan dapat terdata dengan baik dan mendapatkan bantuan sesuai dengan kondisi serta ketentuan yang berlaku,” tandasnya.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, pelayanan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga Cijambe. Bukan hanya membantu kebutuhan hari ini, tetapi juga memastikan penyintas memiliki akses terhadap program sosial yang dapat menopang kehidupan mereka selama masa pemulihan.
Redaktur: Juliansyah






