Koramil 2203/Warungkiara Turun ke Desa, Kopka Roni Pantau Pengelolaan BUMDes Bantargebang

WARUNGKIARA, sukabumiinside.com | Babinsa Bantargebang, Koramil 2203/Warungkiara, Kopka Roni melakukan peninjauan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah binaannya, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial sekaligus untuk melihat secara langsung perkembangan pengelolaan BUMDes yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat desa.

Dalam peninjauan itu, Kopka Roni berkoordinasi dengan pengelola BUMDes serta melihat aktivitas dan kondisi usaha yang dijalankan. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa maupun masyarakat.

Kopka Roni mengatakan, BUMDes memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian ekonomi desa apabila dikelola secara baik, transparan dan sesuai dengan potensi yang dimiliki wilayah.

“Peninjauan ini sebagai bentuk kepedulian dan pembinaan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di desa. Kami berharap BUMDes dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, masyarakat dan unsur kewilayahan diperlukan agar berbagai potensi desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang produktif.

Ia juga mendorong pengelola BUMDes untuk terus meningkatkan pengelolaan usaha, menjaga transparansi serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan.

“Potensi yang ada di desa harus bisa dikelola dengan baik sehingga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga,” katanya.

Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana komunikatif. Selain memantau perkembangan BUMDes, momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan koordinasi antara Babinsa dengan perangkat desa serta masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 2203/Warungkiara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai upaya pembangunan serta pemberdayaan ekonomi di wilayah binaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *