Dugaan Pelecehan Siswi SMK Saat PKL di Dishub Sukabumi Dilaporkan ke Polisi

Kasus dugaan Pelecehan terhadap Siswi SMK saat sedang PKL di Dishub Kabupaten Sukabumi ditangani Unit PPA Kabupaten Sukabumi | Foto: Istimewa

SUKABUMI, sukabumiinside.com | Dugaan pelecehan terhadap seorang siswi SMK saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berujung ke kepolisian.

Pihak sekolah memastikan laporan resmi telah dibuat untuk mengusut dugaan perlakuan tidak pantas yang dialami siswi kelas XI tersebut. Polisi pun mengaku telah menerima informasi dan kini melakukan pendalaman.

Bacaan Lainnya

Kepala sekolah berinisial N mengatakan, dugaan tersebut pertama kali diketahui pihak sekolah setelah korban menyampaikan apa yang dialaminya selama menjalani PKL kepada panitia prakerin.

“Saya selaku kepala sekolah menerima informasi dari ketua panitia prakerin bahwasanya diduga ada perlakuan pelecehan, baik secara verbal maupun non-verbal, kepada salah satu siswi kami yang sedang PKL di Dinas Perhubungan,” ungkap N saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).

Mendapat laporan tersebut, pihak sekolah kemudian melakukan klarifikasi kepada pejabat yang disebut dalam pengaduan. Namun, menurut N, pejabat tersebut membantah telah melakukan tindakan sebagaimana yang dituduhkan.

“Setelah saya konfirmasi dan klarifikasi, ternyata yang bersangkutan tidak mengakui dan tidak merasa melakukan hal apa pun. Karena belum puas terkait jawabannya, saya mempertanyakan dan klarifikasi kepada Kepala Dinas,” kata N.

Menurut N, Kepala Dishub kemudian membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan bawahannya.

“Lalu Kepala Dinas mengiyakan, membenarkan, dan meminta maaf atas perlakuan rekan kerjanya. Dari yang bersangkutan tidak ada perkataan apa pun bahkan minta maaf pun tidak, kalau dari Kadis ada permintaan maaf,” ujarnya.

Pihak sekolah memilih membawa persoalan itu ke ranah hukum. Langkah tersebut diambil untuk memastikan dugaan kejadian dapat diperiksa secara objektif dan memperoleh titik terang.

“Untuk lebih lanjutnya kami melaporkan ke pihak kepolisian untuk mencari titik terangnya. Kami sudah resmi laporan ke kepolisian,” tegas N.

Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi Mubtadi Latif membenarkan adanya insiden yang melibatkan bawahannya dengan siswa yang sedang menjalani PKL.

Mubtadi menyebut tindakan tersebut berawal dari gurauan. Namun, ia mengakui tindakan tersebut telah melewati batas kewajaran.

“Intinya mah heureuy (bercanda) keterlaluan. Cuma dia lagi duduk, didudukin gitu. Bagi saya mah tetap terjadi, cuma jangan dibayangkan terjadi apa-apa panjang lebar. Bercanda biasa, cuma keterlaluan memang dan tidak bisa ditolerir,” kata Mubtadi.

Mubtadi mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Sebagai langkah internal, seluruh siswa yang sedang menjalani PKL di lingkungan Dishub telah dikumpulkan.

“Kemarin anak-anak sudah dikumpulkan, kasihan anak-anaknya,” ujarnya.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian aparat penegak hukum. Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan pihaknya telah memperoleh informasi mengenai dugaan kasus asusila yang melibatkan oknum pejabat di instansi pemerintahan.

“Kami sudah dapat informasi itu dan saat ini masih dalam pendalaman,” kata Dudi.

Dengan adanya laporan tersebut, proses hukum kini menjadi pintu untuk mengungkap secara terang apa yang sebenarnya terjadi.

Seluruh pihak yang disebut dalam perkara ini masih memiliki hak untuk memberikan keterangan, sementara dugaan terhadap terlapor tetap menunggu hasil pemeriksaan dan pembuktian dari aparat penegak hukum.

 

Redaktur: Juliansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *