SUKABUMI, sukabumiinside.com | Kabar hilangnya lima jurnalis bersama tiga kru kapal saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau mengundang keprihatinan luas. Hingga kini, kedelapan orang tersebut masih dalam pencarian tim SAR gabungan setelah speed boat yang mereka gunakan dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Kelima jurnalis tersebut diketahui tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk mengabadikan dan melaporkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Mereka masing-masing M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita ANTARA; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal Husni, jurnalis freelance.
Sementara itu, tiga orang lainnya merupakan kru kapal yang mendampingi perjalanan tersebut, yakni Warta selaku kapten kapal, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.
Peristiwa tersebut mendapat perhatian dari sejumlah kalangan, termasuk insan pers di Kabupaten Sukabumi. Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi sekaligus Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya dan Presidium KAHMI Sukabumi, Aam Abdul Salam, menyampaikan keprihatinan sekaligus doa bagi keselamatan seluruh korban.
Menurut Aam, tugas jurnalistik di wilayah bencana memiliki risiko yang tidak ringan. Para jurnalis harus berhadapan dengan kondisi alam yang sulit demi menghadirkan informasi kepada masyarakat.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang dialami oleh rekan-rekan jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak saat menjalankan tugas mulia meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Tugas jurnalistik di medan bencana memiliki risiko tinggi, dan kami berharap mereka semua dalam kondisi selamat,” ujar Aam.
Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, Aam mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh rombongan segera ditemukan.
“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendoakan agar kelima jurnalis beserta tiga kru tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat walafiat,” katanya.
Aam juga memberikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh personel SAR gabungan yang saat ini masih berupaya menemukan keberadaan para jurnalis dan kru kapal tersebut.
Ia berharap pencarian dapat berjalan lancar meskipun petugas harus menghadapi tantangan cuaca dan kondisi perairan.
“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing, melindungi, dan memberikan kemudahan bagi para tim penyelamat serta SAR gabungan untuk segera menemukan keberadaan kelima jurnalis beserta kru kapal tersebut,” ucapnya.
Tidak hanya kepada tim penyelamat, Aam turut menyampaikan dukungan kepada keluarga para jurnalis dan kru kapal yang hingga kini masih menunggu kepastian kabar dari orang-orang tercinta mereka.
“Semoga Allah memberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran yang ekstra bagi keluarga kelima jurnalis dan kru yang saat ini sedang menunggu kabar serta menanti kepulangan orang-orang tercinta mereka ke rumah,” pungkasnya.
Redaktur: RAG






